Case study · Sambal
SamBhojo: sambal viral, kanal sendiri
Membangun kanal D2C untuk brand sambal sachet asal Malang: katalog 16 varian, checkout, dan operasional yang siap tumbuh.

Konteks
SamBhojo adalah brand sambal kemasan dari Malang, Jawa Timur. Produknya mudah dikenali dari sachet 20 gram dan nama varian yang playful: Bojo Bacot (baby cumi), Bojo Rondo (roa Manado), Bojo Bete (bawang pete), sampai Bojo Mercing (mercon daging). Setiap varian punya dua level pedas, Jinak dan Galak.
Di balik brand ini ada Blewo Taste Factory, UMKM yang memproduksi sambal sachet dan botol 150 gram. Selain di Malang, penjualannya dilayani mitra di Sidoarjo dan Yogyakarta.
Di Shopee, SamBhojo Official Store sudah berjualan sejak sembilan tahun lalu. Per Oktober 2026, etalase-nya berisi 159 produk, punya sekitar 101 ribu pengikut, dan mempertahankan rating 4,8 dari 166,9 ribu penilaian. Itu bukti permintaan yang sudah ada, sekaligus alasan brand ini siap punya kanal sendiri.
Kekuatan yang sudah ada:
- 159 produk aktif dan 101 ribu pengikut di Shopee.
- Rating 4,8/5 dari 166,9 ribu penilaian pembeli.
- 16 varian sambal dengan nama yang mudah diingat dan dua level pedas.
- Harga sachet yang ramah untuk pembelian coba-coba dan reseller.
- Program reseller dan dropship yang aktif.
Tantangan
Tumbuh di marketplace punya trade-off. Brand bisa cepat dikenal, tetapi data pembeli, harga, dan pengalaman belanja sebagian besar ditentukan platform. Pembeli juga melihat brand lain di halaman yang sama.
SamBhojo butuh rumah sendiri: katalog lengkap, cerita brand, dan jalur langsung ke pembeli, tanpa memutus kanal marketplace yang sudah berjalan.
Yang kami bangun
Kami membangun kanal D2C SamBhojo di WooCommerce dengan fokus pada cara orang benar-benar membeli sambal. Katalognya kami kurasi ke 16 varian inti, bukan menyalin 159 listing marketplace apa adanya:
- Katalog 16 varian inti yang dikelompokkan dengan jelas, lengkap dengan level pedas dan isi per kemasan.
- Alur beli sachet dan botol untuk pembeli ritel, plus paket reseller untuk yang ingin menjual lagi.
- Checkout dan pengiriman yang disiapkan untuk pesanan kecil maupun grosir.
- Halaman brand yang menjelaskan karakter produk, bahan, dan cara penyajian, bukan sekadar daftar SKU.
- Fondasi operasional agar pesanan dari website bisa masuk ke alur tim tanpa kerja manual berulang.
Hasil
Kanal D2C SamBhojo baru berjalan. Angka konversi, repeat order, dan kontribusi revenue di luar marketplace akan diisi setelah periode pengukuran pertama (60–90 hari).
Basis awalnya sudah kuat: 101 ribu pengikut, 166,9 ribu penilaian, dan rating 4,8 di Shopee. Fokus proyek ini adalah memindahkan sebagian permintaan itu ke kanal yang datanya dimiliki brand.
Yang sudah bisa dicatat:
- 16 varian kini punya satu etalase resmi yang bisa dikontrol brand.
- Pembeli bisa memahami level pedas dan isi kemasan sebelum membeli.
- Tim punya jalur langsung untuk menawarkan paket dan program reseller.